Sistem Operasi Android

18 01 2011

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Sejarah

Kerjasama dengan Android Inc.

Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti Nokia, Sony Ericsson, dan lainnya.

2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps – aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Fitur

Fitur yang tersedia di Android adalah:

  • Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
  • Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  • Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
  • SQLite: untuk penyimpanan data.
  • Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,

AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)

  • GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
  • Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)

Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.





iPhone 4 Sudah Diluncurkan dengan FaceTime, Retina Display, Kamera 5MP dan HD Video

11 11 2010

Apple pada tanggal 7 Juni 2010 telah meluncurkan iPhone 4 dengan fitur FaceTime, yang membuat video calling menjadi realita, layar jenis baru bernama Retina display, yang memberikan resolusi tertinggi pada ponsel. Sebagai tambahan iPhone 4 juga memiliki kamera 5mp dengan LED Flash, fitur rekam video HD 720p, prosesor Apple A4, 3 axis gyro (perangkat deteksi gerakan), dan talk time yang lebih lama 40% dibanding sebelumnnya. iPhone 4 juga menggunakan iOS (nama baru iPhone OS 4.0) yang menjanjikan 100 fitur baru dan 1500 API baru untuk pengembang.

iOS menawarkan MultiTasking, Folder, Mail yang lebih baik, dukungan Enterprise yang lebih serta platform periklanan mobile iAd. iPhone akan tersedia di US, UK, Perancis, Jerman pada 24 Juni, di awali di US dengan harga 199$ (ini disertai kontrak ya).

Fitur Retina display memberikan resolusi 960 x 640px yang berarti 4 kali lipat dari iPhone 3GS dan 78% dari resolusi iPad. iPhone 4 juga smartphone tertipis saat ini yaitu 9.3 milimeter saja dengan desain dan kualitas bodi yang tidak diragukan lagi. Kamera iPhon 4 juga memiliki fitur 5x digital zoom dengan backside illuminated sensor serta built-in LED Flash. Anda juga bisa menggunakan aplikasi iMovie baru yang bisa digunakan untuk menggabungkan klip film, menambah transisi dinamis, theme, dan menambahkan foto, musik dengan harga 4.99 USD di App Store.

Dengan adanya tambahan 3-axis gyro maka apabila dikombinasikan dengan akselerometer memberikan 6 axis sensor gerak, seperti atas, bawah, samping ke samping, maju, mundur, pitch serta roll yang membuatnya sangat cocok untuk game. Fitur baru ini bisa dimanfaatkan oleh developer melalui CoreMotion API baru.

iPhone 4 FaceTime

iPhone 4 juga menawarkan batere lebih tahan lama yaitu 7 jam talk time di jaringan 3G, 10 jam browsing web di WiFI dan 6 jam melalui 4G, untuk playback video 10 jam dan 40 jam playbak audio. Untuk konektivitas jaringan mendukung HSUPA 7mbps downloink dan 5.8Mbps uplink.





Table Connect – Mainkan iPhone Anda dari Layar Besar di ATAS MEJA!

11 11 2010

iPad? iPad sebenarnya seperti iPhone tapi layarnya saja lebih besar, dan kali ini ada alternatif baru lebih dahsyat! yaitu iPhone dengan layar sebesar meja dan kita bisa menggunakannya sebagaimana layaknya iPhone dan produk ini merupakan iPhone Table bernama Table Connect. Perangkat ini bisa dihubungkan dari iPhone 3GS/4 dan menampilkan User Interface ke perangkat Table Connect yang menyerupai meja dengan layar di atasnya .

Saat ini masih ada mockup gambar fotonya saja tapi akan ada prototipe yang benar-benar dapat bekerja yang akan didemokan tak lama lagi. Dengan adanya perangkat ini memungkinkan aplikasi-aplikasi yang cocok untuk dimainkan ramai-ramai nih. (via cubiclebot.com)





HTC Paradise Handphone Android Terbaru dengan QWERTY Slider

11 11 2010

Smartphone Android HTC terbaru bocor hari ini dengan bentuk QWERTY slider samping bernama HTC Paradise yang merupakan perangkat Android mid-range, yang dirancang untuk AT & T. HTC Paradise berjalan pada versi Android yang belum diketahui  dan paket konektivitas lengkap seperti 3G, Wi-Fi dan GPS semua ada, bersama dengan audio jack 3.5mm dan slot kartu microSD.

HTC Paradise memiliki layar ukuran 3,2 ” pada diagonal dan kemungkinan memiliki resolusi HVGA. Ada juga lensa kamera 3,2 megapiksel   di belakang. (via gsmarena.com)





Google Voice Chrome Extension Mudahkan Membuat Panggilan Dari Browser Dengan Fitur Click-to-Call

10 11 2010

google-voice-chrome-extension-gets-click-to-call-functionality-4

 

 

Google Voice merupakan salah satu layanan menarik yang ditawarkan Google saat ini. Sekalipun layanan ini masih berada dalam versi beta dan masih terbatas, namun di tahun 2010 ini Google tampaknya ingin memperkuat cakarnya di pasar telekomunikasi berbasis suara. Google Voice perlahan-lahan mulai menggeliat dan berintegrasi dengan produk lain buatan Google, itulah salah satu yang kini menjadi fitur penting di ponsel Nexus One keluarannya.

Kini lagi-lagi Google Voice ingin merambah produk lainnya dan berkolaborasi dengan Google Chrome sebagai sebuah ekstensi dan memperkaya browser besutan Google tersebut dengan fitur Click-to-Call.

Berikut ini daftar lengkapi dari fitur baru yang ditawarkan oleh Google :

  • Menambahkan tombol baru pada toolbar, yang menampilkan jumlah pesan yang belum dibaca dalam inbox Google Voice
  • Akses cepat untuk melihat pesan terbaru
  • Memungkinkan Anda melakukan panggilan dan mengirim pesan teks dengan hanya mengetik setiap nomor atau nama kontak
  • Membuat nomor telepon di situs melalui Google Voice hanya dengan mengkliknya

Fitur Click-to-Call memang saat ini menjadi fokus pihak Google. Dengan ekstensi tambahan pada Google Chrome, Google Voice ingin mempermudah pengguna untuk melakukan panggilan secara online dengan mengklik salah satu nomor telepon lalu akan muncul kotak dialog yang akan bertanya bahwa apakah Anda ingin melakukan panggilan. Selanjutnya Google Voice akan mengontak nomor telepon tersebut dan panggilan akan terhubung melalui browser. Memang kelihatannya cukup rumit, namun proses ini terjadi di belakang layar. Yang perlu Anda lakukan adalah hanya mengklik nomor dan kemudian melakukan panggilan saja.

Sebagai ekstensi Google Chrome, fitur ini terletak di bagian taskbar dengan tampilan tombol kecil, yang mana kalau Anda mengkliknya maka akan muncul kotak dialog kecil. Selain itu Anda juga bisa menyimpan nomor telepon, membuat panggilan dan mengirimkan SMS melalui browser. Google tampaknya akan terus mengintegrasikan Google Voice dengan layanannya yang lain selanjutnya. Kita tunggu saja kiprah selanjutnya dari Google Voice.

Tertarik mencobanya, silahkan download di sini :

http://www.softpedia.com/get/Internet/Internet-Applications-Addons/Chrome-Extensions/Google-Voice.shtml








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.